Ya. Sore itu. Titik titik air membasahi tempat itu. Menemani aku dan mereka. Menemani kejadian itu :)
Kaki kaki kekar berusaha menggapainya. Berusaha mendapatkannya dan terus berusaha untuk menggiringnya.
Kali ini sangat berbeda dengan kemarin.
Tak hanya kejadian itu, mereka ataupun aku. Tapi semuanya sangat terlihat berbeda.
Detik demi detik terus berjalan, mereka masih terus, terus, dan terus mengejarnya. Sayang, kicauan itu juga belum terdengar.
- - -
Aku berdiri di sini. Dan seketika....
Suara itu. Tawa itu. Cara bicara itu.
Aku sangat sangat mengenalnya. Aku tahu siapa pemiliknya! Aku tahu! Ya, aku tahu!!
Mata terus mencari cari sang sumber. Dan, dia menangkapnya!
Aku melihatnya! Ya, aku sangat jelas melihatnya! Aku tak akan salah! Postur itu! Cara jalan itu! Tingkah itu! Aku sangat sangat mengenalnya!
Tak salah lagi, itu DIA!! ya DIA!!!!
Dia yang di sana. Tak jauh dariku :)
- - -
Kau masih tetap berdiri disana, tak jauh dariku sampai kicauan itu terdengar.
Oh tidak! Mereka kembali! Dan kau menghampirinya!
Kau berjalan dan terus berjalan ke sana. Makin lama punggung itu makin tak terlihat.
- - -
Ya. Sore itu. Aku tak bisa membedakan apakah hujan kali ini tangisan kesedihan bumi atau tangisan bahagia?
Mungkin itu semua terdengar sangat hiperbola. Tapi, itulah kenyataannya, sedikit ungkapan bahagia. Entahlah, tapi sore itu sangat berkesan :)
- - -
Aku, kamu, hujan, kejadian itu, dan sore itu :3
Tidak ada komentar:
Posting Komentar